Televisi dari Masa ke Masa

Agustus 28, 2019

Terlevisi merupakan sebuah media telekomunikasi yang bekerja untuk menyampaikan informasi baik berupa siaran gambar gerak dissertai dengan suara. Baik yang berjenis hitam putih atau monochrome, maupun berwarna. Televisi atau yang biasa disingkat dengan TV adalah gabungan dari kata ‘tele’ yang memiliki arti kata jauh, dan ‘visio’ yang berarti penglihatan. Dari arti dari kedua kata tersebut, dapat ditarik makna bahwa televisi merupakan alat komunikasi jarak jauh melalui media visual dan penglihatan.

TV Jaman Dulu

Di jaman yang serba canggih seperti sekarang, mungkin kita hanya perlu memikirkan cara membersihkan TV LED kita. Tapi tahukah kamu sejarah perkembangan televisi dari yang berbentuk tabung sampai bentuk LED seperti yang kamu sering jumpai saat ini? Televisi mulai dikenalkan kpada masyarakat dunia pada tahun 1925 oleh John Logie Baird, meskipun penemu Televisi sebenarnya adalah Vladimir Kozma Zworykin. Pada tanggal 11 Mei 1927, sebuah pemancar signal Televisi dioperasikan untuk pertama kalinya di Berlin, Jerman.

Pada awalnya, produksi Televisi dijual secara sangat terbatas. Televisi pertama kali dijual secara komersil pada tahun 1920-an. Meskipun baru dijual, kepemilikian Televisi ini sudah dianggap umum. Kita sudah bisa menemukan penggunaan Televisi ini di kantor institui, tempat umum, kantor bisnis, bahkan di rumah-rumah. Dalam penggunaannya, fungsi dari Televisi sendiri memang sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Baik sebagai media informasi untuk update berita terbaru, maupun untuk menikmati acara hiburan serta iklan.

Pasca Perang Dunia ke-2, yakni sekitar tahun 1940, masyarakat lebih tertarik untuk mendapatkan informasi melalui Televisi dibandingkan dengan radio karena visualisasinya yang menarik, yang tidak dimiliki oleh radio. Selain itu, kemunculan video tape, cakram laser, DVD, kemudian saat ini cakram Blu-ray mendukung kemajuan Televisi sebagai alat yang digunakan untuk menayangkan hasil rekaman. Diikuti oleh munculnya televise kabel (TV Cable) di tahun 1980an yang kemudian popular dan menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

Televisi plasma mulai di turunkan ke pasaran pada tahun 1997. Dengan ditunjang oleh bentuknya yang ramping, semakin membuat televise ini popular dan menarik perhatian masyarakat. Dengan kualitas gambar yang sangat baik, tentunya jenis televise ini memiliki harga yang cukup tinggi dibanding dengan jenis televise pendahulunya. Menyusul televise Plasma, TV LCD ikut berkompetisi di dunia pada akhir tahun 1999. Televise ini memiliki kualitas gambar yang jauh lebih baik dibanding TV plasma. Keunggulan lain yang dimiliki jenis televise ini adalah lebih hemat energy.

Pada tahun 1998, sebenarnya HDTV sudah mulai diluncurkan, namun kehadirannya masih kalah popular dari TV LCD. TV LED berbasis DLP HDTV mulai diproduksi pada tahun 2006. Teknologi DLP menggunakan cermin yang terbuat dari aluminium, yang berfungsi untuk memantulkan cahaya dan menghasilkan gambar. Harga TV ini lebih murah dibandingkan dengan TV plasma ataupun TV LCD. Tidak lama kemudian, TV Plasma tersedia dengan kualitas HD (High Definition).

Transisi dari Televisi analog ke Televisi digital membutuhkan waktu yang cukup lama, karena membutuhkan proses penggantian perangkat pemancar Televisi dan penerima siaran Televisi. Untuk mendapatkan siaran digital, maka diperlukan juga pesawat Televisi digital. Namun, apabila tetap menggunakan pesawat televise analog, maka membutuhkan alat tambahan yang disebut dengan kotak converter (Set Top Box) yang digunakan untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Dengan demikian, maka pengguna pesawat televisi analog tetap bisa menikmati siaran pada televise digital.

Perpindahan sinyal analog menjadi sinyal digital ini sudah dilakukan oleh beberapa Negara dunia pertama beberapa tahun yang lalu. Di Negara Jerman, proyek penggunaan sinyal digital sudah dimulai sejak tahun 2003 di kota Berlin, dan di tahun 2005 untuk kota Muenchen. Perkembangan televisi pada tahun 2007 mulai diperbarui. Perusahaan Apple meluncurkan Apple TV yang dapat dihubungkan dengan iTunes, Film, program Televisi, video di Youtube, dan masih banyak lagi.

Tidak mau kalah dari Apple, perusahaan Microsoft Inc. memberikan pilihan kepada masyarakat, yakni Windows XP Media Center Edition. Televise ini dapat digunakan unruk mengirim video, foto, dan music dari computer ke televise. Sampai saat ini, televise 3D menjadi sangat popular di masyarakat karena mampu menghasilkan gambar 3 dimensi yang memberikan efek seperti gambar nyata bagi para penontonnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+